Kebudayaan Desa Astapah


Desa Astapah memiliki beberapa budaya atau kebiasaan penting seperti yasinan dan pengajian rutin bersama setiap minggunya, Untuk anak muda kebanyakan ada dikota, untuk masyarakat secara umum petani padi(penghujan) dan tembakau (kemarau). Anak muda akan kembali ke kampung halaman ketika orang tua sudah tidak bisa menggarap lahan garapan. Tetapi jika anak tersebut tidak mau menggarap, maka lahannya akan di bagi hasil (proporsinya 1/3) dan untuk petani petani yang berada di desa astapah , usia petani yang menjadi buruh tani di desa Astapah dimulai pada usia 25 tahun. Upah untuk pekerja atau butuh tani didesa astapah adalah 100rb per hari. Untuk menjalankan fungsi membajak sawah sudah menggunakan alat traktor. 

Teruntuk acara acara rutinitas warga seperti yasinan biasanya diikuti dengan warga laki laki dan warga pereempuan.Yasinan dilaksanakan pada seminggu sekali. Untuk warga laki-laki, yasinan akan dilaksanakan pada kamis malam. Sementara itu untuk warga perempuan, yasinan akan dilaksanakan pada jumat siang. Untuk acara rutin tahunan dilaksanakan oleh kepala desa dan staffnya. Hal tersebut dikarenakan, fungsi karang taruna desa tidak berjalan. Fungsi karang taruna tidak berjalan dikarenakan banyaknya pemuda yang merantau.

Acara pernikahan di dalam desa astapah ini memiliki keunikan seperti tidak adanya acara hiburan tambahan yang pada umumnya seperti , dangdutan , ataupun orkes orkes. Hal tersebut terjadi di mayoritas desa-desa yang ada di Madura khususnya desa Astapah. Acara hiburan yang masih diperbolehkan adalah acara yang berbau kegiatan islami. Terdapat acara khas di desa Astapah. Acara tersebut adalah ketipungan yang dilaksanakan pada saat maulun nabi. Maulud nabi dilakukan dengan membunyikan alat music islam di setiap rumah warga secara bergiliran. Pada saat malam tahun baru islam atau biasa disebut malam satu suro masyarakat desa Astapah melakukan kegiatan istighosah bersama

Adapun keunikan lagi yang berada di desa desa yang ada di madura terutama di desa astapah sendiri yaitu setiap rumah yang ada di dalam desa madura merupakan budaya yang sudah berlangsung lama, Jika suatu rumah tidak memiliki mushola di depannya maka akan di sebut nispah menurut orang madura. Mushola pada rumah di madura selain berfungsi sebagai tempat ibadah juga di pakai sebagai tempat menerima tamu seperti nongkrong ataupun tidur tamu , hal ini mencari ciri khas dari rumah adat madura terutama adat bagaimana orang orang madura memuliakan tamunya. Dan juga ada salah satu budaya orang madura seperti gemar atau senang sekali menggunakan sarung di setiap harinya 

Desa astapah merupakan daerah yang memiliki kesulitan akses terhadap air bersih semenjak dahulu. PDAM pertama kali masuk ke desa Astapah pada tahun 2001, seling beberapa waktu tahun berjalan adanya inovasi seperti adanya tandon. Tandon dibangun pada tahun 2019. Pengeboran dilakukan pada akhir 2018. Sumber dana pembangunan tendon menggunakan dana yang berasal dari provinsi.

Desa Astapah tidak memiliki potensi bencana baik angin,air maupun tanah longsor

Komoditas utama di desa Astapah adalah padi dan tembakau. Padi ditanam pada saat musim penghujan, sedangkan tembakau ditanam pada saat musim kemarau. Masalah pupuk menjadi masalah bagi para petani desa Astapah. Langkanya pupuk subsidi dan mahalnya harga pupuk non subsidi menjadi masalah bagi petani astapah


Komentar